Pemerintah Gagal Menstabilkan Harga Sembako
Minggu, 23 Maret 2008
Mengawali roadshow-nya ke Kabupaten Subang, rombongan calon gubernur Ahmad Heryawan mengunjungi Madrasah Tsanawiyyah milik PUI Ciasem di Jalan Raya Ciasem Pantura Subang. Di hadapan para siswa, Ahmad Heryawan menyampaikan amanat tentang pentingnya mereka menuntut ilmu sehingga mampu menguasai ilmu pengetahuan dan tehnologi serta dibekali dengan akhlaqul karimah.
“Masa depan hanya bisa diraih oleh mereka yang menguasai sains dan tehnologi. Kegemilangan peradaban umat selama tujuh abad berturut-turut karena pencapaian sains yang sungguh luar biasa. Sebaliknya, krisis multidimensi yang dialami bangsa ini karena kita tidak cukup menguasai ilmu dan tehnologi serta lemah karakter,” ujar Heryawan.
Usai mengunjungi sekolah, Ahmad Heryawan yang berpasangan dengan Dede Yusuf ini mengunjungi Pasar Ciasem dan Pasar Pagaden serta berdialog dengan para pedagang. Disela-sela kunjungannya ke dua pasar tersebut, Ahmad Heryawan berjanji bila dirinya menjadi gubernur akan berupaya keras untuk menstabilkan harga-harga kebutuhan pokok (sembako).
“Saya bersyukur, harga-harga kebutuhan pokok mulai stabil terutama minyak goreng. Waktu berkunjung ke Bogor beberapa hari lalu, saya juga mengusulkan agar ada operasi pasar. Mudah-mudahan, gejolak harga ini tidak terjadi lagi,” ujarnya.
Untuk menstabilkan harga minyak goreng ini, Heryawan menyarankan pemerintah agar mengintervensi dengan menjaga stabilitas produksi, membereskan jalur distribusi, dan mencegah penyelundupan CPO ke luar negeri yang menyebabkan suplai berkurang yang mengakibatkan harga naik. Selain itu, pemerintah harus berupaya agar pendapatan masyarakat meningkat sehingga mendongkrak daya beli mereka.
Heryawan menilai, pemerintah hingga kini belum bisa menyediakan stok sembako yang cukup bagi masyarakat. Pemerintah juga gagal dalam mengendalikan harga, dan ketidakjelasan regulasi tentang posisi pedagang tradisional di tengah ekspansi pasar modern.
Pelayanan kesehatan masyarakat juga menjadi perhatian besar Calon Gubernur Ahmad Heryawan. Di sela-sela kunjungan ke Kabupaten Subang, ia sempat berdialog langsung dengan masyarakat di beberapa lokasi bakti sosial. Heryawan melihat perlu pendekatan lain yang lebih baik dalam memberikan pelayanan kesehatan. Yaitu adanya pelayanan kesehatan yang menjangkau sampai ke pelosok desa.
“Selama ini, masyarakat yang tinggal di pelosok tidak mampu menjangkau Puskesmas yang biasanya terletak di pusat kecamatan akibat tidak tersedia sarana transportasi yang memadai ataupun tidak adanya biaya transportasi menuju Puskesmas terdekat,” tuturnya.
Dalam kesempatan itu, Heryawan juga mengatakan yang akan menjadi prioritas dalam lima tahun kepemimpinannya adalah dengan mengatasi pengangguran, perbaikan infrastruktur, menekan angka kemiskinan dan menciptakan pendidikan yang berkualitas. Selanjutnya Heryawan mengisi acara Maulid Nabi Muhammad SAW 1429 H dan meresmikan Gedung dan Majelis Taklim PUI. (15/3/2008)
Entry Filed under: Berita Media. .